Publikasi

/

Berita

Berita

Tim Task Force ANRI Laksanakan Bimtek Penyelamatan Arsip Terdampak Bencana di UTU Meulaboh

Tim BAST

04 Feb 2026

24

0

Tim Task Force ANRI Laksanakan Bimtek Penyelamatan Arsip Terdampak Bencana di UTU Meulaboh

Meulaboh, 03/02/2026 - Tim Task Force Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyelamatan dan Penanganan Arsip Terdampak Bencana di Universitas Teuku Umar (UTU), Meulaboh, pada Selasa, 3 Januari 2026.

Kegiatan ini dilaksanakan masih dalam status masa transisi penanganan bencana di Provinsi Aceh. Bimtek tersebut menjadi bagian dari upaya ANRI untuk memperkuat kapasitas lembaga kearsipan dalam melakukan penyelamatan arsip yang terdampak bencana alam.

Bimtek yang digelar di lingkungan UTU ini dihadiri oleh arsiparis dari Lembaga Kearsipan Perguruan Tinggi (LKPT) UTU serta Lembaga Kearsipan Daerah (LKD) Aceh Barat yang telah menjalin kolaborasi dengan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI).

Fokus utama bimbingan teknis ini adalah pada proses, tahapan, serta alur penanganan dan penyelamatan arsip yang terdampak bencana, mulai dari tindakan darurat hingga upaya pelestarian arsip pascabencana.

Adapun pemateri dalam kegiatan ini antara lain Muhammad Ihwan selaku Kepala Balai Arsip Statis dan Tsunami (BAST), Hafid Furqoni Arsiparis pada Tata Kelola Kearsipan Daerah Wilayah II ANRI, serta Oci Hendra Satria Arsiparis pada Bidang Pelestarian dan Pelindungan Arsip ANRI.

Bimtek dibuka secara resmi oleh Rektor Universitas Teuku Umar, Ishak, yang berlangsung di Aula Cut Nyak Dhien UTU. Dalam arahannya, Rektor UTU menyampaikan bahwa kegiatan bimbingan teknis ini sangat penting untuk dilaksanakan, mengingat kondisi daerah yang tengah berada dalam situasi bencana, sehingga diperlukan langkah-langkah penyelamatan arsip yang tepat dan terkoordinasi.

Diketahui juga sebelumnya, arsiparis UTU juga telah membentuk Tim Task Force internal yang melakukan kegiatan kemanusian ke wilayah terdampak bencana.

Kehadiran Tim Task Force ANRI Pusat yang memberikan bimbingan teknis ini dinilai sangat relevan dan strategis dalam meningkatkan kualitas serta efektivitas pelaksanaan penyelamatan arsip di lapangan kedepannya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara ANRI, lembaga kearsipan perguruan tinggi, dan lembaga kearsipan daerah dapat semakin kuat dalam menjaga keberlangsungan arsip sebagai memori kolektif bangsa, khususnya di tengah kondisi darurat bencana.