Publikasi

/

Berita

Berita

Kepala ANRI Lakukan Audiensi Kearsipan dengan BPSDM Aceh Bahas Peningkatan SDM Kearsipan di Aceh

Tim BAST

23 Apr 2026

91

4

Kepala ANRI Lakukan Audiensi Kearsipan dengan BPSDM Aceh Bahas Peningkatan SDM Kearsipan di Aceh

Banda Aceh, 23/04/2026 – Sebagai upaya memperkuat sinergi, Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Mego Pinandito, melaksanakan audiensi kearsipan dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Aceh di Gedung BPSDM Aceh, Kamis (23/04). Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka membahas peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di bidang kearsipan di Aceh.

Kunjungan audiensi tersebut disambut langsung oleh Kepala BPSDM Aceh, Marthunis, beserta jajaran. Dalam kesempatan tersebut, Marthunis mengungkapkan bahwa saat ini BPSDM Aceh telah terakreditasi oleh ANRI dalam Program Diklat Tenis Kearsipan pada Februari lalu. Hal ini mencerminkan komitmen pihaknya dalam meningkatkan pengembangan SDM bidang kearsipan di Aceh.

Mego Pinandito dalam penyampaiannya menyoroti tingginya permintaan dan kebutuhan terhadap pendidikan dan pelatihan (diklat) kearsipan. Hal tersebut menunjukkan antusiasme yang tinggi dari berbagai pihak, yang menjadi langkah positif bagi perkembangan kearsipan ke depan. Menurutnya, keberadaan SDM kearsipan yang kompeten sangat penting untuk mendorong pengelolaan arsip yang baik serta pelestarian memori kolektif di Aceh. Oleh karena itu, program diklat kearsipan diharapkan dapat diperluas dan menjangkau seluruh OPD di Aceh. 

Menanggapi hal tersebut, Marthunis menyambut baik usulan ANRI untuk bersama-sama meningkatkan skala dan kualitas pelatihan kearsipan bagi seluruh OPD di lingkungan Pemerintah Aceh. Selanjutnya, ia menambahkan, pengelolaan arsip dirasa penting untuk dilakukan sejak awal mengingat hilirisasi arsip seperti pembuatan film berbasis arsip bergantung pada proses kearsipan secara menyeluruh.

Audiensi ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara ANRI dan BPSDM Aceh dalam meningkatkan kapasitas SDM kearsipan, sekaligus mendorong terwujudnya pengelolaan arsip yang lebih profesional, berkelanjutan, dan berdampak bagi pelestarian memori kolektif bangsa. (sr/tta)